top of page
Logo PT Samson Djawa Perkasa

APLIKASI MESIN BOILER: PULP DAN KERTAS

  • Gambar penulis: Samson Indonesia Boiler
    Samson Indonesia Boiler
  • 21 Okt 2025
  • 3 menit membaca

Industri pulp dan kertas adalah salah satu sektor manufaktur besar yang sangat bergantung pada proses termal dan energi panas dalam jumlah besar. Dalam setiap tahap pembuatan kertas, dari pengelolahan kayu hingga menjadi lembaran kertas yang siap cetak, steam boiler memainkan peran sangat penting sebagai sumber energi panas dan uap bersih. Uap ini digunakan untuk pemasakan, pemutihan, pengeringan, hingga pemanasan peralatan produksi.


Proses pembuatan kertas dimulai dari bahan dasar berupa batangan kayu atau limbah tanaman berserat tinggi seperti bagasse (ampas tebu), jerami, dan bambu. Bahan dasar ini lah yang akan di kelolah menjadi kertas. Dari proses pertama pun mesin boiler sudah di gunakan untuk mengubahan bahan dasar tersebut menjadi PULP.


Berikut adalah tahapan utama, serta bagaimana steam boiler terlibat di setiap tahapnya:


a. Pembuatan Pulp (Serat Kertas)

Kayu dikuliti dan dipotong kecil-kecil menjadi kepingan kayu (wood chips).Setelah itu wood chips tersebut dimasukkan ke dalam tangki masak bersama bahan kimia seperti natrium hidroksida (NaOH) dan sodium sulfide. Uap panas dari steam boiler digunakan untuk memanaskan digester hingga suhu 170°C. Proses ini memecah lignin (zat perekat alami dalam kayu) agar serat selulosa bisa terpisah dan larut, membentuk pulp. Setelah pulp tercuci dari zat kimia, dilakukan proses bleaching atau pemutihan agar warna serat menjadi lebih putih. Beberapa tahap bleaching juga menggunakan steam boiler untuk mempercepat proses tersebut.


b. Pembuatan Lembaran Kertas

Pulp disaring dan dialirkan ke wire mesh forming section, membentuk lapisan basah dari serat selulosa. Hal ini membentuk pulp menjadi lembaran basah berbentuk kertas. Setelah itu lembaran basah diperas dengan roller (yang biasanya di alirkan uap agar roller memanaskan pulp tersebut), lalu dialirkan ke mesin pengering berbasis silinder logam besar yang dipanaskan menggunakan uap dari steam boiler. Tahap ini sangat krusial untuk menurunkan kadar air hingga <5% dan mengeringkan pulp. Setelah itu lembaran kertas dikeringkan dan diratakan dengan silinder pemanas (calendar roll), agar permukaan lebih halus dan siap digulung atau dipotong potong menjadi kertas sesuai ukuran.


Jadi dapat di simpulkan tanpa adanya steam boiler, proses pemasakan, pengeringan, dan penghalusan tidak akan dapat dilakukan secara efisien. Produksi massal kertas hanya mungkin terjadi dengan suplai uap panas bertekanan tinggi dan suhu stabil.


Berikut empat aplikasi penting steam boiler di seluruh proses produksi:


a. Pemasakan Serat di Digester

Steam boiler menghasilkan uap yang disalurkan ke digester untuk memasak dan mengurai kayu menjadi pulp. Proses ini berlangsung pada suhu tinggi dan tekanan 7–10 bar, yang hanya bisa dicapai dengan uap bertekanan tinggi dari boiler.


b. Pengeringan Lembaran Kertas

Setelah lembaran kertas terbentuk, uap dari boiler dipasok ke dryer cylinder, yaitu silinder logam besar yang mengeringkan kertas secara merata. Tanpa proses ini, kertas akan lembek dan tidak bisa diproses lebih lanjut.


c. Pemanasan Roll dan Calendering

Boiler juga digunakan untuk memanaskan roll logam pada mesin calender, sehingga permukaan kertas menjadi lebih halus dan mengkilap. Ini penting untuk produk seperti HVS, majalah, atau kertas premium.


d. Penggunaan untuk Steam Turbine (Cogeneration)

Beberapa pabrik menggunakan steam boiler untuk menggerakkan turbin uap, menghasilkan listrik sendiri dari uap tekanan tinggi sebelum digunakan untuk proses pemanasan. Sistem ini disebut cogeneration, meningkatkan efisiensi energi secara signifikan.


Agar proses berjalan lancar, steam boiler perlu didukung oleh berbagai peralatan lain di lini produksi kertas, antara lain:


  • Digester

Tangki tertutup tempat wood chips dimasak bersama bahan kimia dan uap panas dari boiler. Umumnya berbahan baja tahan panas dan tekanan tinggi.


  • Dryer Cylinder

Silinder logam berukuran besar yang menerima uap dari boiler untuk mengeringkan lembaran kertas. Biasanya terbuat dari cast iron dan dilengkapi sistem kontrol suhu.


  • Calender Roll

Roll logam yang dipanaskan untuk mempress dan menghaluskan kertas di akhir proses produksi.


  • Piping System dan Steam Trap

Digunakan untuk menyalurkan uap dari boiler ke berbagai titik dengan efisien, serta mengeluarkan kondensat agar sistem tetap bekerja optimal.


  • Control Panel dan Safety System

Berfungsi untuk mengatur tekanan, suhu, dan volume uap dari boiler, serta menjaga sistem tetap aman selama produksi non-stop.


Contoh perusahaan pulp dan paper di indonesia:

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills, dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk


Mengapa industri pulp dan kertas harus menggunakan steam boiler?

  • Stabilitas suhu dan tekanan: Proses pengeringan dan pemasakan membutuhkan suhu yang tidak boleh berubah-ubah.

  • Efisiensi tinggi: Uap dari boiler bisa digunakan ke banyak bagian produksi secara bersamaan.

  • Kapasitas besar: Boiler bisa bekerja 24 jam non-stop, sesuai dengan tuntutan produksi industri skala besar.

  • Cocok untuk sistem cogeneration: Bisa digunakan untuk memproduksi uap sekaligus listrik internal pabrik.

  • Ramah lingkungan: Jika menggunakan bahan bakar biomassa seperti wood pellet atau limbah kertas, sistem menjadi lebih berkelanjutan.


Ingin meningkatkan efisiensi produksi kertas di pabrik Anda? Butuh pengganti boiler lama dengan model hemat bahan bakar dan perawatan mudah?

Hubungi Samson Indonesia Boiler sekarang untuk mendapatkan konsultasi teknis GRATIS, penawaran harga terbaik, dan dukungan penuh pemasangan & after-sales service!


Keyword: steam boiler industri kertas, boiler untuk pabrik pulp, mesin uap pengering kertas, boiler drying cylinder, steam boiler calender roll, boiler cogeneration kertas

bottom of page